{FlashFiction} Pemeran Cinta

Di dalam kamar Tarisa merenung, memikirkan kejadian beberapa hari lalu yang membuatnya marah. Suaminya, Andy, yang telah menikahinya 5 tahun yang lalu dan telah dikaruniai seorang putri, tega mengkhianatinya.

Tarisa tidak sengaja memergoki Andy menggandeng tangan seorang wanita ketika akan masuk ke sebuah restoran, saat Tarisa melewati restorantersebut.

Bagai mendengar petir di siang hari, Tarisa tak kuasa untuk melihatnya lagi. Dengan cepat dia melajukan mobilnya agar segera sampai di rumah. Tarisa mencerna apa yang baru saja dilihatnya. Merenungi apa salahnya sehingga suaminya berselingkuh. Pantas saja akhir-akhir ini Andy sering pulang lebih malam dari biasanya.

Tak ada air mata yang keluar. Tarisa berusaha tegar demi Audrey, putri semata wayangnya.

Tapi malam ini, Tarisa tak kuasa menahan kesedihan dan kemarahannya. Dia memilih menunggu Andy pulang di ruang tamu.

Andy terkejut mendapati istrinya masih menunggunya.

“Kenapa kamu belum tidur sayang?”, tanya Andy.

“Siapa wanita itu?”, tanya Tarisa tanpa menjawab pertanyaan Andy.

“Wanita yang mana?”, suara Andy terdengar gugup.

“Wanita yang kamu gandeng di restoran beberapa hari yang lalu”, suara Tarisa terdengar tegas dan penuh kemarahan dibandingkan kesedihan.

“Seperti yang pernah aku ucapkan dulu Andy, aku tidak akan memaafkan perselingkuhanmu. Lebih baik kamu ceraikan aku. Aku akan pergi dari rumah ini bersama dengan Audrey”, lanjut Tarisa.

Andy diam tanpa ada pembelaan.

Tarisa melangkah menuju kamarnya dengan menggendong Audrey dan membawa koper.

Andy kaget melihat istrinya yang nekat untuk pergi saat ini juga tanpa mendengarkan penjelasannya terlebih dahulu.

“Tunggu dulu sayang, kita bicarakan baik-baik”

“Tak ada yang perlu dijelaskan, semuanya sudah jelas, kamu telah berkhianat”

 

“Cut! Bagus..”, teriak sang sutradara.

“Kita lanjutkan syuting besok”

 

Segera kuhampiri suamiku yang sudah dari tadi menunggu selesai syuting dan memeluknya erat-erat. Untung saja itu cuma adegan film yang kuperankan.

———————————————————-

Note: 290 words

Diikutsertakan dalam #postcardfiction Kampung Fiksi yang disponsori oleh Smartfren

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>