Asyiknya Berenang

Udah lama banget pengen ngajak Bima berenang baru terlaksana 2 minggu yang lalu.. (lama banget baru posting sekarang.. :D ). Namanya juga rencana tapi Allah yang punya kehendak..  *ngeles*

Mamanya sempet males juga mau ikutan tapi kasihan papanya kalau rempong ngajak krucils berenang bareng. Akhirnya ikut juga..udah lama juga gak berenang.

Sampai di Dasana Xentre Waterpark ternyata kita masih harus menunggu karena kolamnya sedang dibersihkan. Padahal udah jam 09.00 dan saat itu hari Minggu dimana seharusnya kolam renang buka lebih pagi karena pengunjung lebih banyak dibanding hari biasa. Mungkin karena letaknya yang di perumahan jadi pihak pengelola kurang memperhatikan hal seperti itu.

baca kelanjutannya yuk

Share

The Boys

Kalo dulu punya anak pertama rempongnya karena masih pengalaman pertama punya bayi, anak kedua ternyata juga gak kalah rempongnya..

Dulu waktu Arya bayi sempat 7 bulan dititipkan ke mama di Pekalongan karena statusku yang masih karyawan kantor dan belum punya pembantu, tinggal di lingkungan baru yang belum kenal tetangga-tetangga. Yang bikin rempong adalah tiap satu atau dua minggu sekali harus ke Pekalongan naik kereta sambnil bawa cooler yang berisi berbotol-botol ASIP beku. Untungnya perjalanan dengan kereta cuma butuh waktu 5 jam jadi ketika sampai di rumah mama, ASIP masih beku.

Sekarang sudah ada anak kedua tambah pula rempongnya :D , ditambah lagi sambil ngewarung. Kehebohan dimulai dari subuh sampai malam *sigh*.

Continue reading

Share

Percakapan Serius

Dialog ini terjadi ketika Arya pulang dari sekolah.

Arya    : “ayo ma..berenang..” (sambil tiduran di lantai, malas-malasan gak mau ganti baju)

Mama  : “besok pagi aja ya..sama papa sekalian..” (sambil mikir ini udah hampir tengah hari bolong, dan puanasnya…)

Arya    : “gak mau..sekarang aja..”

Mama  : “besok pagi kan enak, gak panas, kalo sekarang panas banget mas..”

Arya    : “maunya sekarang..” (nada suara pengen nangis)

Continue reading

Share

Pintar Itu Apa Sih?

Menurut kamus Bahasa Indonesia arti kata “pintar” adalah:

pin.tar
[a] (1) pandai; cakap: ia termasuk anak yg — di kelasnya; (2) cerdik; banyak akal: rupanya pencuri itu lebih — dp polisi; (3) mahir (melakukan atau mengerjakan sesuatu): mereka sudah — membuat baju sendiri

Tapi kenapa kebanyakan orang khususnya orang tua yang punya anak-anak yang sedang dalam masa sekolah lebih suka mengatakan “Pintar” untuk anak-anak yang mendapatkan peringkat terbaik (secara akademis) di kelasnya ya?

Dan masih banyak orang tua yang mengkotak-kotakan anak-anaknya dengan sebutan pintar atau bodoh…gak pintar berhitung dibilang bodoh..peringkat terakhir di sekolahnya dibilang bodoh..

Kalo menurut aku sih..gak ada manusia yang terlahir “bodoh”..manusia sendiri adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibanding makhluk lainnya..punya kemampuan yang lebih dibanding makhluk lainya..dan setiap orang punya ciri khas masing-masing yang kalo dikembangkan dengan baik seseorang tersebut akan pintar pada bidangnya masing-masing..

Continue reading

Share